7 Negara dengan Kekuatan Militer Terlemah Di Dunia.

TEMPO.CO, Jakarta – Kekuatan militer merupakan sektor vital bagi sebuah negara untuk menjaga kedaulatannya. Namun, ada juga negara yang tidak bergeming dan tetap mempertahankan negaranya hidup tanpa kekuatan militer, yang kemudian menyandang reputasi militer terlemah di dunia.

Negara dengan kekuatan militer terlemah ini disebabkan anggaran untuk menggaji tentara dan membeli peralatan yang tidak memadai. Termasuk konflik internal yang menjadi faktor melemahnya kekuatan militer di negara tersebut. Dirangkum dari berbagai sumber berikut tujuh negara yang mempunyai kekuatan militer terlemah di dunia.

1. Bhutan

Bhutan merupakan negara kerajaan yang berada di dataran Asia Selatan. Negara yang terletak di antara Cina dan India ini hanya memiliki angkatan senjata yang terdiri 8 ribu orang tentara. Mereka terbagi menjadi Tentara Kerajaan Bhutan, Pengawal Kerajaan, dan Polisi Kerajaan Bhutan.

Kekuatan negara ini dilengkapi dua helikopter dan 27 kendaraan lapis baja. Namun, tidak memiliki personel cadangan dan paramiliter untuk berperang.

2. Islandia

Islandia merupakan negara yang tidak mempunyai tentara tetap. Namun memiliki pasukan yang dipersenjatai untuk menjaga kawasan. Islandia hanya menjalin kerjasama multilateral dalam bidang keamanan dengan NATO, seperti Pakta Pertahanan Atlantik Utara. Serta Perjanjian Pertahanan Bilateral 1951 dengan Amerika Serikat, merupakan pilar fundamental bagi keamanan dan pertahanan negaranya.

3. Republik Kosovo

Mengutip dari thesoldiersproject.org, Republik Kosovo merupakan negara otonom di wilayah Balkan, Eropa. Negara dengan populasi lebih dari 1,7 juta orang ini memiliki angkatan militer atau yang dikenal sebagai Pasukan Keamanan Kosovo.

Pasukan keamanan ini didirikan pada 2008 setelah deklarasi kemerdekaan Kosovo.  Pada 2018 pasukan tersebut memasuki proses transformasi menjadi Angkatan Bersenjata Kosovo dan diperkirakan selesai pada 2028. Saat ini, pasukan Kosovo tercatat memiliki 6500 tentara dan 152 unit kendaraan lapis baja untuk keperluan pertahanan darat.

4. Liberia

Angkatan Bersenjata Liberia hanya terdiri 2 ribu personel aktif. Militer Liberia disuplai dengan 50 kendaraan lapis baja darat dan enam aset angkatan laut. Liberia juga memiliki 29 bandara, 2 pelabuhan, dan 3.492 armada dagang dengan mengorbankan utang luar negeri sebesar USD 826 juta.

5. Luksemburg

Mengutip dari bscholarly.com, Luksemburg adalah sebuah negara di Eropa Barat dengan luas daerah 1000 mil persegi. Dengan seluas itu, Luksemburg hanya memiliki 400 tentara aktif dan 100 di antaranya adalah warga sipil. Serta mempunyai 17 pesawat di gudang senjatanya.

Terlepas dari itu, negara ini tercatat mempunyai anggaran militer USD 369 juta dolar. Serta memiliki histortis dalam Perang Dunia Kedua dan Perang Korea.

6. Republik Afrika Tengah

Angkatan bersenjata Afrika Tengah beranggotakan 10 ribu personel aktif dan 1.000 anggota paramiliter. Mereka dilengkapi dengan empat tank tempur dan 89 kendaraan lapis baja. Serta dua pesawat angkut dan satu helikopter untuk angkatan udara.

Meskipun terbilang memadai, personel tersebut memiliki kekurangan keterampilan militer. Bahkan sempat terindikasi korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia.

7. Barbados

Angkatan Pertahanan Barbados didirikan pada 1979 dan terbagi menjadi tiga komponen, yaitu Resimen Barbados, Penjaga Pantai Barbados, dan Korps Kadet Barbados. Negara dengan populasi sekitar 278 ribu orang ini memiliki personil yang ditugaskan memantau aktivitas kriminal dan ditempatkan di pulau jika terjadi masalah internal. Barbados mempunyai anggaran militer BDF sebesar 49 juta dolar. Serta memiliki satu pesawat Cessna 402C untuk keperluan udara.

Pilihan Editor: Kekuatan Militer Indonesia Urutan ke-13 Dunia

 

 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *