Asal Muasal Gaya Hidup Slow Living yang Sedang Tren di Saat Ini

Selasa, 25 Juli 2023 – 11:49 WIB

VIVA Edukasi – Baru-baru ini netizen Indonesia dihebohkan dengan diskusi mengenai Gaya Hidup Slow Living. Gaya Hidup ini sebenarnya sudah lama dibicarakan, namun kini kembali banyak dibicarakan lagi, setelah artis Lulu Tobing mengungkapkan gaya hidup Slow Living yang selama ini ia terapkan dalam hidupnya.

Baca Juga :

Hadapi Gempuran Tantangan saat Ini, Industri Mamin Harus Diperkuat Teknologi

“Gue benar-benar hidup gue slow banget ya. Gue nggak kompetitif orangnya, gue tidak mengalami kesulitan, gue slow banget. Seumur-umur nggak punya ambisi jadi gue cuman ikut flow,” ucap Lulu Tobing dalam sebuah video di Youtube Melanie Ricardo.

Baca Juga :

5 Macam Arti Mimpi yang Mungkin Sering Kamu Alami, Pertanda Buruk?

Asal Muasal Gaya Hidup Slow Living

Dikutip melalui laman slow living ldn, Selasa, 25 Juli 2023,  Slow Living mulai diperkenalkan pada tahun pada 1980-an di Italia. Kala itu, McDonald’s sedang pembukaan pertama di jantung kota Roma, Carlo Petrini dan sekelompok aktivis membentuk gerakan Slow Food, sebuah gerakan yang membela tradisi makanan daerah.

Baca Juga :

10 Kuliner Lokal Khas Thailand yang Harus Dicoba Sebelum Pulang ke Indonesia

Tradisi tersebut mengembalikan tradisi Mediterania dan makan sehat tradisional dalam menghadapi munculnya makanan tidak sehat di seluruh dunia.

Halaman Selanjutnya

Gerakan tersebut sukses dikenal dan kini memiliki pendukung di lebih dari 150 negara dan terus melindungi tradisi gastronomi, mempromosikan pembayaran yang adil bagi produsen, mendorong kenikmatan makanan berkualitas baik dan terlibat dalam kegiatan seputar keberlanjutan.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *