Buah Konsistensi Terapkan Bisnis Berkelanjutan, Dua Pabrik Ini Raih Proper 2023

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri Group) memperoleh Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI dengan predikat emas untuk pabrik petrokimia di Ciwandan dan predikat hijau untuk pabrik petrokimia di Pulo Ampel.

Proper Emas diberikan karena Pabrik Petrokimia di Ciwandan telah melakukan eco-inovasi dan melakukan upaya pengembangan masyarakat secara berkesinambungan serta telah memperoleh Proper Hijau selama tiga tahun berturut-turut. Sedangkan, untuk Pabrik di Pulo Ampel memperoleh predikat Proper Hijau karena telah melampaui persyaratan peraturan yang diharuskan.

“Pencapaian ini menjadi bukti komitmen perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan dan ESG (Environment, Social, and Governance) serta bentuk implementasi dari standar yang dipersyarakatkan dalam Proper oleh manajemen dan segenap karyawan Chandra Asri Group,” kata Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporat Chandra Asri Group Suryandi dalam siaran pers di Jakarta (21/12/2023).

Proper ini, kata dia, sejalan dengan tujuan perusahaan yang tidak hanya mendukung kemajuan sektor ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta tata kelola sehingga dapat berkontribusi menjadi katalis bagi kemajuan Indonesia. Pabrik Chandra Asri Group di Ciwandan yang memperoleh Proper Emas 2023 ini telah menghasilkan produk ramah lingkungan yang termasuk dalam Ekolabel Swadeklarasi untuk produk HDPE dan PP.

Inovasi dilakukan melalui perubahan komponen yang mampu meningkatkan produksi serta mendukung penghematan energi sistem reaktor Polyethylene Plant yang menghasilkan penurunan dampak Global Warming Potential (GWP) sebesar 4.855.947,073 Ton CO2eq dan efisiensi energi sebesar 12.470,40 GJ. “Perusahaan juga melakukan proses daur ulang limbah plastik yang tergolong skema waste embedded dengan total 8,94 ton limbah palet plastik telah dimanfaatkan pada tahun 2022,” ucapnya.

Dari aspek sosial, Chandra Asri Group bersama nelayan, masyarakat, dan Pemerintah Kelurahan Anyar juga melakukan pemutakhiran program pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Hal ini dilakukan dengan melibatkan masyarakat sebagai nasabah Bank Sampah Digital yang selama tahun 2020-2023 berhasil mengakumulasi Rp43.572.011,00 dari tabungan sampah masyarakat Anyar. Program tersebut diintegrasikan dengan pengelolahan sampah menggunakan reaktor pirolisis yang merupakan mesin pirlosasi pertama di Cilegon, Banten.

Penggunaan mesin tersebut bertujuan mengolah sampah plastik dengan nilai rendah menjadi bahan bakar alternatif (PLUSRI) yang setara dengan solar, minyak tanah, dan bensin. Spesifikasi mesin pirolisator ini memiliki daya tampung sampah plastik sebanyak 100 Kg yang dapat menghasilkan sekitar 60-80 liter produk. “Proper Emas ini diraih berkat hasil perhitungan nilai SROI (Social Return of Investment) yang mencapai 2,66 melalui keberhasilan program unggulan, inovasi pengolahan sampah plastik menjadi minyak pirolisis berbasis masyarakat,” kata dia menambahkan.

Hasil minyak pirolisis yang dihasilkan, kata dia, digunakan untuk kapal nelayan dan UMKM sehingga menciptakan mutualisme antar Perusahaan dan Masyarakat di Desa Anyar; serta Green Leadership, yakni kepemimpinan dan strategi pimpinan teratas terhadap ESG. Sementara itu, untuk Pabrik Chandra Asri Group di Pulo Ampel berhasil mempertahankan Proper Hijau. Pabrik ini telah menghasilkan produk ramah lingkungan untuk jenis  Styrene Monomer dengan kategori klaim reduksi limbah (waste reduction) dimana teknologi yang digunakan bisa meminimalisir limbah yang dihasilkan.

Dalam bidang keanekaragaman hayati, pabrik Chandra Asri Group di Pulo Ampel telah menciptakan Konservasi Terumbu Karang di Teluk Banten, Pembinaan Sekolah untuk mendukung Sekolah Adiwiyata MTsN 5 Serang, dan Taman TOGA Asri di lingkungan internal perusahaan. Adapun program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan berfokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas, infrastruktur dan karitatif yang diimplementasikan pada empat pilar yakni Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, dan Lingkungan.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *