IHSG Berpotensi Melanjutkan Penurunan | SWA.co.id

Foto : Vicky Rachman/SWA.

PT Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi turun hari ini. Hal ini seiring dengan sentimen negatif dari pergerakan bursa global dan regional. Kemarin, bursa Amerika Serikat (AS) di zona merah, yakni Dow Jones minus 1,14%, S&P 500 turun 1,47%, dan Nasdaq menyusut sebesar 1,57%.

Pasar AS terseret sentimen negatif setelah laporan penjualan rumah dan kepercayaan konsumen terbaru menambah kekhawatiran atas keadaan ekonomi AS. Hal senada disampaikan Aji Kurniawan, analis PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia. “Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street kompak ditutup melemah dipicu oleh kekhwatiran investor terhadap ekonomi Amerika paska dirilisnya data penjualan rumah dan indeks keyakinan konsumen yang lebih rendah dari sebelumnya dan konsensus,” ucap Aji pada risetnya di Jakarta, Rabu (27/9/2023).

Adapun Samuel Sekuritas menyebutkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik 0,04%  ataun menjadi 4.54% dan USD Index naik 0.03% ke level 105,9. Pasar komoditas terpantau bergerak mixed, harga minyak naik 0,70% ke level US$ 90,4 per barel, batubara 1,42% ke level US$ 160,7/ton, nikel naik 0,39% ke level US$ 19,999 dan CPO turun 0,70% ke level Ringgit Malaysia 3,688. Sedangkan harga emas terpantau melemah 0,83% ke level US$ 1,919/toz.

Bursa Asia pada Selasa lalu ditutup melemah, Nikkei turun 1,11%, disusul Hang Seng minus 1,48%, Shanghai -0.43%, dan EIDO -2.28%. Sedangkan IHSG ditutup melemah 1,07% ke level 6,923.8 poin dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 658,7 miliar. (*)



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *