JDW Dorong Daya Tarik Wisata Industri Dessert

Ada lebih dari 100 brand yang berpartisipasi dalam JDW 2023. (Foto: Vina/SWA)

Jakarta Dessert Week (JDW) kembali hadir menyapa para pecinta dessert dan pastry di Indonesia. Rangkaian acara yang digelar mulai 25 September – 22 Oktober 2023 ini akan menyatukan 100+ brand restoran skala korporasi hingga home industry.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, JDW tahun ini menggabungkan tiga program sekaligus di antaranya City Takeover, di mana mengajak publik mengunjungi 100+ titik restoran, kafe, pastry shop, hingga gelato parlor dari 40 brand terkurasi. Lalu ada Dessert Markt at Aloha PIK sebagai bazar bagi emerging brands yang menawarkan 30+ tenant UKM/UMKM.

JDW juga kembali berkolaborasi dengan Tokopedia sebagai landing page jajan berisi 50+ merchant terkurasi. Masyarakat dapat menikmati beragam pilihan makanan lokal dessert dan pastry, serta minuman manis dari pegiat usaha lewat halaman Jakarta Dessert Week Tokopedia selama 9-22 Oktober 2023.

Asal tahu, kategori Makanan dan Minuman menjadi salah satu kategori favorit masyarakat sepanjang tahun ini di Tokopedia. Melalui kolaborasi ke-empat kalinya ini, JDW diharapkan dapat terus mendorong para pegiat usaha lokal makanan dan minuman, termasuk di industri dessert dan pastry.

“Misi kami mendirikan JDW adalah memberikan panggung dan kolaborasi untuk para pelaku sektor dessert. Bagaimana para brand menciptakan produk baru, bagaimana para chef membuat menu baru. Bagi kami ini pencapaian yang luar biasa. Kami harap, ke depannya platform ini menjadi event regional dan membawa trafik dari dunia regional juga,” ujar Gupta Sitorus, Pendiri JDW dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (24/09/2023).

Melihat dampak positif yang dibawa JDW dalam kurun waktu empat tahun terakhir, baik dari sisi kontribusi ke sektor kuliner maupun membangun citra Jakarta sebagai berpusatnya industri restoran dan pelaku ekonomi kreatif, JDW di 2023 kembali dinobatkan sebagai salah satu Karisma Event Nusantara (KEN) 2023 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Karisma Event Nusantara (KEN) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong kebangkitan ekonomi kreatif di Indonesia. Adanya event parekraf ini bertujuan untuk mempromosikan destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif, meningkatkan kunjungan wisatawan, pemberdayaan potensi lokal serta memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial budaya dan lingkungan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Fadjar Hutomo mengungkapkan, melalui program KEN ini JDW dapat menjadi wadah bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya industri dessert untuk berinovasi menciptakan produk-produk baru dan berkolaborasi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Tahun ini JDW kembali terpilih menjadi salah satu dari 100 event berkualitas yang kami kurasi dari 3.000 proposal setiap tahunnya. Event ini sejalan dengan misi kami untuk terus mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif agar wisatawan dapat merasakan pengalaman yang manis, indah, dan akan selalu dikenang ketika berwisata di destinasi favorit,” kata Fadjar.

Ia pun mengapresiasi dedikasi JDW untuk memajukan dessert Indonesia sehingga lebih dikenal oleh masyarakat. Ia berharap melalui event JDW ini, produk Indonesia dapat mendunia yang pada akhirnya turut mempromosikan pariwisata khususnya subsektor kuliner sebagai daya tarik wisata pada dunia internasional dan memperkuat branding Wonderful Indonesia.

Adapun di tahun yang kelimanya ini JDW mengangkat tema Folklore. Sebagai landasan mengembangkan menu limited edition, para chef ditantang mengambil inspirasi dari tema “Folklore” dalam kaitannya dengan keunikan legenda / cerita rakyat yang dimiliki Indonesia maupun dari budaya luar. Pemilihan tema juga menjadi strategi JDW dalam mendorong nilai-nilai lokal ke pelaku modern.

JDW 2023 turut menjadi terobosan perdana PT Map Boga Adiperkasa Tbk untuk bergabung dalam festival, sekaligus berkolaborasi dengan sosok celebrity chef Indonesia Yuda Bustara. Chef Yuda menciptakan menu limited edition GODIVA, PAUL, Cold Stone Creamery, dan Krispy Kreme.

“Kami berpartisipasi dalam JDW 2023 untuk pertama kalinya dan berharap dapat memberikan pilihan inovatif bagi pecinta dessert Indonesia sekaligus menghadirkan pendekatan dan cita rasa baru terhadap makanan tradisional favorit. Ditambah kolaborasi dengan Chef Yuda Bustara yang menyajikan hidangan penutup lezat, unik, dan artistik,” ungkap Anthony Cottan, Presiden Direktur PT Map Boga Adiperkasa Tbk.

Jakarta Dessert Week 2023 juga mengajak Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) untuk berkolaborasi mempersembahkan bahan baku ramah sosial dan ramah lingkungan yang berasal dari berbagai kabupaten di Indonesia sebagai olahan canapé. Bahan-bahan yang digunakan di antaranya madu hutan dari Kabupaten Musi Banyuasin, madu kelulut dari Kabupaten Sanggau, cokelat couverture dari Kabupaten Sintang, dan Kopi Prilian Kuwali dari Kabupaten Sigi.

Adinda Aksari, Wakil Kepala Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), “Pada kegiatan Jakarta Dessert Week ini LTKL ingin mempromosikan produk lokal lestari yang digagas oleh berbagai UMKM basis alam di daerah, tentu saja untuk membuat kudapan menarik. Kami juga berharap bisa membuka peluang kemitraan serta kerja sama baru dengan para tamu undangan, agar lebih banyak yang mengetahui potensi kabupaten dan mendukung ekonomi lestari,” ucapnya. 

Sebagai tribute ke industri, akan ditampilkan pula potret 22 pastry chef, baker, gelatier hingga chocolatier dalam pameran foto “Sweet Tales” yang berlangsung di Plaza Indonesia. Para persona pembentuk tren dipotret oleh Thomas Sito, menggunakan smartphone Oppo.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *