Membedah Struktur Kurikulum Merdeka Tingkat SMA Sederajat

TEMPO.CO, Jakarta – Siswa SD hingga SMA sudah memasuki tahun ajaran baru 2023/2024 dan sistem pembelajaran menggunakan Kurikulum Merdeka atau biasa disebut Merdeka Belajar.

Kurikulum Merdeka dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknoligi pada tahun 2022 sebagai pengganti kurikulum 2013.

Dalam Kurikulum Merdeka ini terdapat struktur yang mengatur pada setiap jenjang pendidikan. Adapaun struktur kurikulum untuk jenjang SMA/MA Sederajat adalah sebagai berikut:

Struktur Kurikulum SMA/MA

1.       Struktur kurikulum dibagi menjadi 2 kegiatan pembelajaran utama, yaitu:

a.       Pembelajaran reguler atau rutin yang merupakan kegiatan intrakurikuler; dan

b.      Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

2.       Jam Pelajaran (JP) diatur per tahun. Satuan pendidikan dapat mengatur alokasi waktu pembelajaran secara fleksibel untuk mencapai JP yang ditetapkan.

3.       Satuan pendidikan dapat menggunakan pendekatan pengorganisasian pembelajaran berbasis mata pelajaran, tematik, atau terintegrasi.

4.       Perubahan Terkait Mata Pelajaran

a.       Mata pelajaran IPA dan IPS di Kelas 10 SMA belum dipisahkan menjadi mata pelajaran yang lebih spesifik.

b.      Satuan pendidikan atau murid dapat memilih setidaknya 1 dari 5 mata pelajaran Seni dan Prakarya: Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, Seni Tari, atau Prakarya.

c.       Di kelas 10, murid mempelajari mata pelajaran umum (belum ada mata pelajaran pilihan). Murid memilih mata pelajaran sesuai minat di kelas 11 dan 12, sesuai kelompok mata pelajaran yang tersedia.

Penjelasan mata pelajaran IPA dan IPS SMA/MA kelas 10

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas 10 SMA/MA/ sederajat tidak dipisahkan menjadi mata pelajaran yang lebih spesifik.

Namun demikian, satuan pendidikan dapat menentukan bagaimana muatan pelajaran diorganisasi. Pengorganisasian pembelajaran IPA dan IPS bisa dilakukan melalui beberapa pendekatan sebagai berikut:

a.       mengajarkan muatan IPA atau IPS secara terintegrasi;

b.      mengajarkan muatan IPA atau IPS secara bergantian dalam blok waktu yang terpisah; atau;

c.       mengajarkan muatan IPA atau IPS secara paralel, dengan JP terpisah seperti mata pelajaran yang berbeda-beda, diikuti dengan unit pembelajaran inkuiri yang mengintegrasikan muatan-muatan pelajaran IPA atau IPS tersebut.

Selanjutnya: Pada fase F (kelas 11 dan 12), struktur mata pelajaran…



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *