Viral Santriwati Keluhkan Nasi Basi di Pesantren UIN Semarang, Wakil Rektor Buka Suara

Jumat, 11 Agustus 2023 – 11:37 WIB

Semarang – Merespon keluhan sejumlah santri yang viral di media sosial, Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengevaluasi mutu layanan katering pesantren yang dimiliki kampus, Ma’had Al Jamiah.

Baca Juga :

Menarik, hal Ini Digelar untuk Memajukan Para UKM

Sebelumnya, beredar video pengakuan santri Ma’had Al Jamiah UIN Walisongo yang diunggah akun TikTok @mimshw03 menampilkan empat perempuan berhijab memprotes makanan yang sudah basi.

Sembari membawa wadah makanan yang berisi nasi dan lauk pauk, dalam tayangan itu mereka mengaku tidak terima diberikan makanan basi dari layanan katering yang sudah lebih dari tiga kali.

Baca Juga :

Oklin Fia, Selebgram yang Jilat Es Krim Depan Kelamin Pria Resmi Dilaporkan ke Polisi

Dikutip dari Antara, Jumat 11 Agustus 2023, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Walisongo Semarang Dr Achmad Arief Budiman menyampaikan klarifikasi dalam empat poin atas informasi viral yang beredar.

Evaluasi mutu katering tertuang dalam poin kedua, yakni mengenai temuan buruknya mutu layanan katering sebagaimana tergambar dalam video yang disebarkan itu, meskipun informasi yang tersebar tersebut tidak sepenuhnya benar.

Baca Juga :

Sedikitnya 18 Tewas Akibat Tanah Longsor di Himalaya India

“Namun, bagi UIN Walisongo ini merupakan pengingat yang perlu direspons secara positif, sehingga telah dilakukan evaluasi terhadap mutu layanan katering dan memberlakukan uji petik secara rutin sebagai upaya penjaminan mutu untuk periode selanjutnya,” katanya.

Halaman Selanjutnya

Dalam poin ketiga, dijelaskan bahwa layanan katering bagi santri Ma’had Al Jamiah UIN Walisongo bukan program wajib, sehingga santri boleh memilih untuk meneruskan berlangganan katering pada bulan kedua atau berhenti berlangganan.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *